Skip to main content

Strategi Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajahan Bangsa Erosa Sampai dengan Abad Ke-20

Welcome to my Blog, King's Ardent! Follow/Comment/Share

Ilustrasi berjudul Embarkasi dan Keberangkatan Columbus dari Pelabuhan Palos, dilukis pada penjelajahan samudra pertama Columbus pada 3 Agustus 1492.

King's Ardent - Reaksi dan perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia terhadap kedatangan dan dominasi bangsa Eropa disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini.
  1. Sikap bangsa Eropa yang ingin menguasai dan menjajah sumber daya alam dan sumber daya manusia di wilayah Indonesia.
  2. Keinginan rakyat di berbagas daerah untuk hidup tenang sesuai dengan adat istiadat setempat, seperti sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa.
  3. Keinginan untuk menegakkan kedaulatan di Wilayah yang dikuasainya dan tidal ingin dicampuri bangsa asing.
  4. Sistem kolonialisme dan imperalisme (blik kunt maupun modern) sangat membelenggu masyarakat yang berada di bawah sistem tersebut.

Baca Juga : SEANDAINYA SAYA ORANG KAYA...

kolonialisme-dan-imperialisme

1.   Perlawanan Rakyat Sebelum Tahun 1800

    Perlawanan bangsa Indonesia sebelum tahun 1800 ditandai dengan perang atau perlawanan langsung terhadap kekuasaan bangsa Eropa. Perlawanan tersebut juga ditandai dengan persaingan diantara kerajaan-kerajaan Indonesia dalam rangka memperebutkan hegemoni di kawasan tersebut. Dalam persaingan tersebut sering kali kerajaan-kerajaan di Indonesia melibatkan kekuatan bangsa Eropa untuk membantu mengalahkan pesaing-pesaingnya. Kondisi inilah yang menyebabkan terjadinya kegagalan dalam mengusir bangsa-bangsa Eropa dari Indonesia. Banyak perlawanan-perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia kepada bangsa Eropa di beberapa wilayah Indonesia sebelum tahun 1800 diantaranya sebagai berikut.
  • Perlawanan Rakyat Maluku
  • Perlawanan Rakyat Demak
  • Perlawanan Rakyat Mataram
  • Perlawanan Rakyat Banten
  • Perlawanan Rakyat Makassar
  • Perlawanan Untung Surapati
2.   Perlawanan Rakyat Sesudah Tahun 1800

Perjuangan Pangeran Diponegoro - Semua Halaman - Bobo

    Tidak banyak perbedaan antara latar belakang serta karakteristik perlawanan terhadap kekuasaan bangsa Eropa sebelum tahun 1800 dan setelah tahun 1800. Perlawanan setelah tahun 1800 dilakukan secara kedaerahan dan sedikit ditandai dengan persaingan memperebutkan hegemoni di antara kerajaan-kerajaan tersebut. Perlawanan tersebut terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, diantaranya sebagai berikut.
  • Perlawanan Sultan Maluku
  • Perlawanan Pattimura
  • Perlawanan Kaum Padri
  • Perlawanan Pangeran Diponegoro
  • Perlawanan Rakyat Aceh
  • Perlawanan Rakyat Bali
  • Perlawanan Rakyat Banjarmasin 

(Dilansir dari Buku Sejarah Indonesia SMA/MA, Nana Supriatna)

Comments

Populer Post

Prinsip-Prinsip Seni Rupa

Welcome to my Blog, King's Ardent! Follow/Comment/Share King's Ardent -  Prinsip-prinsip seni rupa ialah cara penyusunan, pengaturan unsur-unsur rupa sehingga membentuk suatu karya seni. Adapun prinsip-prinsip seni rupa yaitu sebagai berikut. 1.   Kesatuan Kesatuan atau unity adalah kesan yang timbul dari unsur-unsur seni rupa yang terpadu menjadi satu bentuk dan menghasilkan suatu ungkapan. Kesatuan merupakan modal yang harus ditunjang oleh prinsip lainnya sehingga dapat menjadikan sebuah karya seni bernilai estetis. Kesatuan akan terjadi jika ada keselarasan, keseimbangan, proporsi maupun ritme. 2.   Keselarasan Suatu kesatuan unsur-unsur karya seni rupa akan dikatakan indah dan memiliki nilai estetis jika hal tersebut berpadu dengan selaras. Keselarasan atau harmonis adalah kaitan kedekatan unsur-unsur yang berbeda dalam menciptakan suatu keindahan. Dalam karya seni rupa, prinsip keselarasan ini dapat dibuat dengan menata unsur yang mungkin sama, sesuai atau tidak ada ...

Pembentukan Partai Politik

Welcome to my Blog, King's Ardent! Follow/Comment/Share King's Ardent - Sejalan dengan perkembangan politik dan pemerintahan pada awal kemerdekaan Indonesia, maka sistem kepartaian pun mengalami perubahan. Sejak awal kemerdekaan pemerintah RI hanya mengakui satu partai politik yang berlaku di Indonesia, yaitu Partai Nasional Indonesia (PNI). Namun, tokoh-tokoh bangsa Indonesia merasa tidak puas dan menganggap sudah saatnya membentuk beberapa partai politik. Atas desakan itulah, berdasarkan Maklumat Pemerintah RI Nomor 3 Tanggal 3 November 1945, Presiden Soekarno mengumumkan pembentukan partai-partai politik sebagai wadah penyaluran aspirasi rakyat Indonesia. Maklumat tesebut mendapat sambutan dari tokoh-tokoh partai politik.    Adapun nama-nama partai politik yang dibentuk adalah Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Rakyat Jelata, Partai Rakyat Marhaen Indonesia (Permai), Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Buruh Indonesia (PBI...

Contoh Teks Ceramah | SMA/SMK/MA XI IPA Bahasa Indonesia

Welcome to my Blog, King's Ardent! Follow/Comment/Share Menjaga Kelestarian Alam Selamat siang. Salam sejahtera untuk semuanya. Saya mengucapkan terima kasih kepada pembawa acara yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk berdiri di tempat ini dan menyampaikan sedikit ceramah. Semoga materi yang saya sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua. Setelah materi disampaikan, mari kita sama-sama berdiskusi dan saling tanya jawab untuk menambah wawasan kita semua.     Seperti yang kita ketahui bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari lingkungan dan sekitarnya. Alam adalah tempat hidup kita. Kita hidup sangat bergantung pada alam. Berbagai sumber energi yang menjadi penopang hidup manusia seperti energi listrik dari gerak air, energi panas dari matahari, atau energi gerak dari angin yang berasal dari alam. Alam sekitar adalah anugerah dari Tuhan untuk manusia. Sifat keserakahan mendorong manusia untuk mengeksploitasi energi tanpa memerhatikan keseimbangan alam. Banyak per...